UTS Mata Kuliah Jurnalistik 6A
Waspada! Klitih Kini Merambah Sampai Solo Baru
Kasus klitih tak hanya terjadi di Jogja.
Kasus serupa juga terjadi di Solo Baru, pada Kamis, 7 April 2022 sekitar pukul 00.20
WIB. Polres Sukoharjo berhasil mengungkap kasus geng klitih. Diduga mereka
telah melakukan kekerasan dengan melemparkan batu ke arah kepala terhadap orang
yang tidak dikenal. Saksi bernama Aryo mengatakan bahwa korban adalah seorang
wanita, inisial TA (21). Pelakunya pun baru tertangkap dua orang. Pelaku yakni
DR (17) dan ST (17) tertangkap di Kec. Banjarsari, Surakarta. “Pelaku masih
kategori anak-anak dan merupakan pelajar SMK di Solo, saat ditangkap dia sedang
berada di McDonald’s Slamet Riyadi”, ujar saksi. Menurut Aryo, pelaku berjumlah
4 orang. Namun, dua orang tersangka lainnya masih buron. Remaja itu pun
sempat berusaha menendang korban agar jatuh dari sepeda motor. Kejadian ini
merupakan tindakan kekerasan jalanan dengan modus seperti klitih.
Kronologi
Kejadian berawal dari ketika ada satu pemotor
yang sedang melintas di jalan Palem Raya, Solo Baru, pengemudi motor yang
sekaligus menjadi korban itu adalah seorang wanita berinisial TA (21), lalu
dari belakang ada dua motor yang mengikuti pengemudi motor ini, karena
kondisi jalan yang memang sepi, maka para pelaku ini pun mulai melakukan
aksinya dengan memepet motor korban dan sempat menendang motor korban hingga
melempar batu ke arah kepala korban.
“kelompok orang itu datang dan langsung
melempar batu ke arah kepala korban dengan posisi saling berhadapan. Jadi pelaku
melempar batu ke arah korban itu dari depan.”, ujar Aryo sebagai saksi.
“korban ini sebenarnya sudah sadar kalau
diikuti pelaku dari belakang, karena memang pelaku ini sebelum melakukan
penyerangan sempat menyeretkan senjata tajam ke jalan hingga bunyi, yaa semacam
teror gitu. Jadi pelaku ini membawa senjata tajam, namun yang digunakan untuk
menyerang korban ini batu”, ujar Aryo.
"Orang-orang yang ada di sekitar
kejadian pun kaget mendengar
korban yang teriak menjerit. Kejadiannya juga cepat sekali," lanjutnya.
Akibat
kejadian tersebut, korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Setelah
melakukan aksinya, pelaku langsung mengarah ke arah timur.
“setelah
melakukan aksi tersebut, pelaku langsung kabur mengarah ke timur”, ujar Aryo
sebagai saksi.
Warga yang
berada di sekitar kejadian pun sempat memburu pelaku, namun tak terkejar
dikarenakan pelaku yang berjumlah 4 orang saling berboncengan ini melaju cepat.
“ciri-ciri
pelaku memakai masker, kaos, celana pendek dan sarung, sekilas memang terlihat
bukan penjahat” ujar saksi.
Menurut saksi,
warga sempat mengajak berkomunikasi dengan korban. Korban pun mengaku tidak
kenal dengan para pelaku ini. Pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban
tanpa sebab. Modus semacam geng klitih menjadi salah satu tindak pidana
jalanan.
“jika melihat
modus yang dilakukan keempat pelaku, ini tindakan klitih, karena menyerang dan
melukai korban secara acak padahal tidak ada permasalahan sebelumnya”, papar
Aryo.
Komentar
Posting Komentar